Pantai Menganti, Pantai ala New Zealand Di Selatan Jawa Tengah

Pantai Menganti, Pantai ala New Zealand Di Selatan Jawa Tengah
Panorama Pantai Menganti.
Garis pantai di Pulau Jawa memang sudah tersohor akan berbagai keindahan tak menawan. Salah satu pantai paling menawan di Jawa adalah Pantai Menganti yang memiliki pasir pantai berwarna maupun putih, serta disana kamu juga bisa menyaksikan panorama asri dengan hempasan ombak laut.

Pantai Menganti adalah nama dari sebuah pantai yang berlokasi di Desa Karangduwur, Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Lokasi Pantai Menganti ini berjarak sekitar 70 kilometer dari pusat kota Kebumen, Pantai Menganti ini disebut-sebut sebagai salah satu pantai terindah yang ada di Jawa Tengah. Pasir pantainya yang putih bersih serta sajian panorama perbukitan dan juga tebing karst begitu menawan.

Bentang alam di sekitar lokasi Pantai Menganti yang berupa daerah perbukitan memang sedikit menyulitkan kamu untuk mengakses lokasi Pantai Menganti ini. Dan sebelum kamu mencapai lokasi Pantai Menganti ini kamu harus melewati jalan yang berkelok-kelok, meski tapi itu tak akan terasa sebab pemandangan di sepanjang perjalanan tetap menakjubkan. Pegunungan karst yang menjulang indah berbukit kerucut, dan lautnya yang sesekali tampak ketika kamu diatas jalan yang mengalur merayapi bukit.

Di kawasan Pantai Menganti juga memiliki banyak jajaran pohon kelapa yang menjadi sebuah ciri khas kawasan pesisir pada umumnya. Pantai Menganti juga diketahui memiliki sebuah tebing pantai raksasa yang tinggi menjulang di sisi barat pantai yang biasa disebut dengan sebutan Tebing Bidadari.

Eksotisme Pantai Menganti.
Suasana yang khas di Pantai Menganti Kebumen adalah perahu nelayan yang berjajar di tepi pantai, pantai dengan pasir pantai putih ditambah hampuran batu karang besar yang menjadi titik duduk sambil melepaskan pandangan mata ke arah samudera lepas. Satu objek lagi yang perlu kamu kunjungi saat berada di Pantai Menganti Kebumen adalah bangunan menara mercusuar serta Tanjung Karangbata. Keduanya berada di arah timur – tenggara Pantai Menganti.

Di Tanjung Karangbata ini memiliki suasana yang rindang ini akan sangat tepat dimanfaatkan sebagai titik melihat luasnya Samudera Hindia. Disini juga banyak tersedia gubuk guna tempat berteduh dari terik matahari. Dari Tanjung Karangbata ini kamu juga bisa menyaksikan beberapa pantai lainnya dari kejahuan, pantai tersebut adalah Pantai Karangbata dan pantai Peacron yang terdapat di sebelah timur.

Uniknya ketika musim penghujan sudah tiba, maka tebing-tebing yang terdapat sebelah barat Pantai Menganti akan dihiasi oleh empat buah air terjun yang mengucur dari ketinggian sekitar 30 meter. Dan perbukitan juga akan mulai menghijau yang akan menambah indah panorama Pantai Menganti yang termasuk salah sath pantai berpasir putih yang ada di Jawa Tengah ini. Tak hanya itu, dengan deburan ombak di Pantai Menganti ini cukup bisa digunakan sebagai media bermain surfing.

Mitos dan Legenda di Pantai Menganti Kebumen, nama Pantai Menganti ini begitu sarat akan mitos-mitos yang telah diyakini oleh masyarakat setempat sebagai pantai tempat bertemunya seorang pangeran dengan putri dari kerajaan Jawa.

Adapun legenda mengenai Pantai Menganti yang berkembang di masyarakat sekitar adalah Konon seorang panglima perang dari Majapahit telah melarikan diri menuju ke pantai selatan sebab hubungannya dengan sang kekasih tidak mendapat restu dari orangtuanya.

Panglima Perang dan Kekasihnya kemudian membuat janji untuk bertemu di tepian samudera yang berpasir putih. Dan sepanjang hari sang panglima perang majapahit itu terus menunggu di atas bukit kapur namun kekasihnya tak kunjung datang menemuinya.

Sementara itu mitos yang diyakini oleh warga sekitar adalah pengunjung tak diperbolehlan memakai baju berwarna hijau gadung. Hal tersebut diyakini memiliki hubungan erat dengan Nyi Roro Kidul yang memang sudah umum dipercayai oleh warga sekitar pantai selatan.

Kalau tersesat, penduduk setempat akan memberi tahu jalan dengan senang hati. Melalui pintu masuk pantai Menganti, kamu hanya akan dikenakan biaya Rp. 5.000, ditambah biaya parkir sebesar Rp. 2.000. "Benar ini di Kebumen, bukankah pemandangan ini milik Selandia Baru?", mungkin jadi pertanyaan yang seketika menyeruak ketika meihat pemandangan Menganti secara keseluruhan.

Tak hanya karena air lat di sini sama-sama berasal dari Samudra Hindia, namun topografi dan landscape tempat ini memang akan mengingatkan White Sand Beach di Selandia Baru. Lengkap dengan tebing batu dengan balutan rumput, kamu bisa menikmati senja dari atas bukit untuk mengingat satu perjalanan berharga di Kebumen.

Baca Juga ×
Powered by Blogger.