Muncul di Uang Rupiah Baru, Ini Fakta Kalimantan Utara

Muncul di Uang Rupiah Baru, Ini Fakta Kalimantan Utara




Dalam memperingati hari kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 agustus 2020 di75 tahun kemerdekaan Indonesia, pemerintah mengeluarkan uang kertas baru pecahan Rp 75.000. Dalam pecahan Rp 75.000 terdapat Sembilan pakaian ada dari sejumlah provinsi di Indonesia salah satunya adalah pakaian adat tidung dari kota tarakan, Kalimantan utara.


Potret anak berpakaian adat suku tidung sempat membuat isu panas karena unggahan yang menyebutkan bahwa pakaian yang dikenakan merupakan adat cina. Adat tidung memiliki beberapa jenis busana pengantin, salah satunya yang dikenakan pada uang kertas baru pecahan Rp 75.000. Agar tidak salah lagi mari kita mengenal lebih dalam budaya Kalimantan utara.

Kalimantan utara saat ini merupakan provinsi termuda yang ada di Indonesia, provinsi yang terletak di bagian utara pulau Kalimantan. Provinsi Kalimantan utara ini berbatasan langsung dengan negara Malaysia yaitu bagian Sabah dan Semerawak. Pusat pemerintahan Kalimantan utara berada di kecamatan tanjung selor, bersama dengan pusat pemerintahan kabupaten bulungan.
Rumah Baloy

Rumah baloy adalah rumah adat yang terkenal dimasyarakat Kalimantan utara, rumah baloy memiliki kesan modern dan modis karena hasil pengembangan arsitektur Dayak dari rumah panjang (rumah lamin) masyarakat suku tidung. Rumah baloy dibangun menghadap utara sedangkan pintunya menghadap ke selatan, rumah baloy terbuat dari bahan dasar kayu ulin, terdapat 4 ruangan utama di dalam rumah baloy yang biasa disebut ambir yaitu alat kait, lamin bantong, ulat kemagot, lamin dalom.

Dibelakang rumah baloy terdapat bangunan ditengah-tengah kolam yang dinamakan lubung kilong. Dibelakang lubung kilong terdapat bangunan besar yang biasanya tempat diadakan acara pelantikan maupun musyawarah masyarakat, bangunan ini disebut lubung intamu. 

Baju Adat Suku Tidung di Uang Rp75 Ribu Disebut dari Tiongkok, Gubernur  Kaltara: Tak Mungkin Menkeu dan BI Sembarangan | STORY - Bizlaw.id
Pakaian Adat Kalimantan Utara

Beredar narasi yang menyatakan bahwa pakaian adat tidung ini disebut-sebut sebagai pakaian adat cina,padahal pakaian adat tidung terdiri dari macam-macam jenis. Pakaian adat suku tidung terdiri dari Pelimbangan dan Kurung Bantut (pakaian sehari-hari), selampoy (pakaian adat), Talulandom (pakaian resmi), Sina Beranti (pakaian pengantin) nah pakaian yang dikenakan pada uang kertas baru pecahan Rp 75.000 adalah Sina beranti yaitu pakaian pengantin adat tidung.


Terdapat dua tarian khas Kalimantan utara diantaranya tari Kencet Ledo dan Jepen. Tari Kencet Ledo merupakan tarian yang berasal dari Baram-Sarawak, gerakan tarian ini menggambarkan kelembutan seorang gadis, seperti ketika angina berhembus yang mengayunkan padi. Pakaian yang dikenakan dalam tari ini menggunakan pakaian adat suku kenyah.

Tari Jepen merupakan tarian bernuansa islam yan diiringi musik seperti rebana. Baju yang dikenakan berupa baju berwarna hijau dan kuning, jumlah penarinya terdapat 2 orang atau sepasang perepuan dan laki-laki, tarian yang didiominasi dengan gerakan kaki. Di negeri tetangga tari jepen juga terkenal seperti filiphina, brunei Darussalam dan Malaysia. Tari jepen hamper sama dengan tari yang ada di wilayah pesisir seperti riau hanya sebutannya saja yang berbeda jika di riau disebut tari zapin atau japin. Bahasa yang digunakan oleh orang Kalimantan utara adalah Bahasa Indonesia, Bahasa tidung dan Bahasa Dayak.

Baca Juga ×
Powered by Blogger.